Krim malam sangat penting bagi mereka yang kulitnya sudah memperlihatkan
tanda-tanda penuaan, yaitu usia 35 tahun ke atas. Tujuan krim malam ini
untuk memberikan tambahan vitamin pada kulit. Bagaimana penggunaan yang
baik dan benar?
“Intinya, krim malam bermanfaat untuk memberikan
nutrisi pada kulit. Malam hari adalah waktu terbanyak untuk penyerapan
dibanding pada siang hari. Makanya sangat baik menggunakan krim malam,”
kata Ahli Kecantikan yang juga pengurus Tiara Kusuma, Nunuk S. Dahlan
kepada Vista.
Sebenarnya, lanjut Nunuk, nutrisi dari makanan saja
sudah cukup untuk kulit. “Namun begitu proses penuaan terjadi, mau
tidak mau harus menggunakan krim malam. Bagaimanapun kita tidak bisa
mengalahkan proses penuaan dan gravitasi bumi dimana kulit cenderung
ditarik ke bawah hingga menurun (kendur),” ujar wanita yang juga aktif
di Himpunan Ahli Rias Pengantin (HARPI) Melati.
Masyarakat
umumnya sudah mengetahui pentingnya penggunaan krim malam. Akan tetapi
tidak semua orang memahami penggunaan krim malam secara tepat dan
bagaimana memilih krim malam sesuai kebutuhan.
Sebagai contoh,
sekarang ini banyak produk krim malam yang tidak hanya menawarkan
menutrisi kulit tapi juga memutihkan kulit. Iklan produk yang begitu
gencar membuat orang tergiur untuk mencoba krim malam dengan pemutih.
Apalagi iklan tersebut mengklaim, bahwa kulit putih-lah yang paling
sempurna.
Sebaiknya, tambah Nunuk, hindari penggunaan krim malam dengan pemutih terutama bagi mereka yang belum pernah mencoba.
“Sebab,
penggunaan krim malam dengan pemutih akan meninggalkan efek
ketergantungan. Jika kita berhenti menggunakan, kulit akan terkesan
kusam,” jelasnya.
Pendidik dan Penguji di Lembaga Kursus
Kecantikan Rambut, Kulit, Pengantin dan Spa ini juga mengingatkan
pentingnya aturan penggunaan krim malam.
Namun katanya, kalangan
remaja hingga usia 30 tahunan belum perlu menggunakan krim malam.
Sebaiknya krim malam digunakan usia 35 tahun ke atas atau mereka yang
kulitnya mulai memperlihatkan tanda-tanda penuaan.
“Bagi mereka
yang masih berusia 35 tahun, jangan gunakan setiap malam. Cukup gunakan
seminggu sekali, baru kemudian ditingkatkan seminggu dua kali tergantung
meningkatnya usia serta kondisi kulit,” jelasnya.
Orang yang
terlalu banyak berada di ruangan berpendingin (AC) atau sering bertugas
di luar ruang biasanya kulitnya cepat kering. Dengan begitu, penggunaan
krim malam bisa ditingkatkan dua hingga tiga kali seminggu.
Sedangkan
untuk mereka yang berusia 50 tahun ke atas sebaiknya gunakan krim malam
setiap hari. “Gunakan terutama untuk daerah-daerah yang cepat berkerut,
seperti seputar mata dan leher,” kata Nunuk lagi.
Idealnya,
krim malam digunakan selama tujuh jam dari malam sampai pagi. “Krim
malam bisa digunakan setelah shalat Isya, sekitar pukul 19.00-20.00.
Sebelum menggunakan krim malam, tentu wajah harus dibersihkan terlebih
dulu,” katanya.
Begitu bangun tidur, krim malam perlu diangkat
lagi melalui proses pembersihan kulit wajah, sebelum menggunakan riasan
pagi bila memang punya aktivitas di luar rumah.
Bagaimana cara
memilih krim malam yang baik, Nunuk memberikan tipsnya. Karena krim
malam sejatinya adalah pemberian nutrisi untuk kulit, maka pilihlah
produk yang hanya mengandung vitamin untuk kulit, collagen. Biasanya
dalam produk sudah tertera kandungan vitamin krim malam.
“Hindari penggunaan krim malam yang berfungsi sebagai pemutih termasuk menawarkan pengelupasan,” tandasnya.
Sumber: http://id.she.yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar